Kabar PC Muhammadiyah SukajadiKegiatan MuhammadiyahTajuk Utama

Studi Tiru CRM Unggul PDM Purbalingga di PCM Sukajadi

BANDUNG, 31 Oktober 2026 – Lebih dari 150 orang pengurus Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCR-PM) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Purbalingga beserta perwakilan cabangnya menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Aula Kantor Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sukajadi, Kota Bandung. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (31/10) ini merupakan langkah strategis berupa studi tiru CRM unggul guna memacu kemandirian organisasi di tingkat akar rumput.

Rangkaian Studi Tiru CRM Unggul PDM Purbalingga

Sebelum memulai kegiatan inti, rombongan yang menempuh perjalanan darat dari Purbalingga ini menunaikan salat Subuh berjamaah dan mendengarkan kultum orientasi di Masjid Raya Al-Jabbar. Setibanya di PCM Sukajadi, silaturahmi dibuka dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Muhammadiyah.

Acara dilanjutkan dengan sambutan penerimaan dari Ketua Umum PCM Sukajadi, Rachmat Sonjaya, S. A. P., serta arahan dari Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat Bidang Tabligh dan LPCRPM, Drs. H. Jamjam Erawan, M.A.P. Dari perwakilan tamu, H. Syarifuddin, S. Ag., M.H., selaku Ketua Rombongan turut memberikan sambutan mewakili PDM Purbalingga.

Pemaparan Tata Kelola Organisasi

Dalam pemaparannya, Drs. H. Jamjam Erawan, M.A.P., membawakan materi utama yang menegaskan bahwa Cabang Ranting Muhammadiyah (CRM) adalah ruh persyarikatan sekaligus ujung tombak dakwah dan rekrutmen kader. Hal ini selaras dengan visi mewujudkan Muhammadiyah Jawa Barat yang bermarwah, berkemajuan, dan berorientasi masa depan melalui empat pilar LPCR: Pengembangan, Pemberdayaan, Penguatan, dan Kemandirian.

Materi kedua diisi oleh Dr. Perwito, S. E., M. M., yang mengupas kebijakan sentralisasi organisasi. Ia menyoroti pentingnya Good Governance melalui prinsip transparansi, akuntabilitas, kemandirian, dan kewajaran. Keberhasilan operasional PCM Sukajadi sendiri dibangun lewat tertib administrasi, standar operasional (SOP), digitalisasi sentralisasi keuangan, serta kolaborasi manajemen aset yang efisien.

Target Pasca Studi Tiru CRM Unggul di Bandung

Sebagai tindak lanjut, Bapak Sutrisno dari LPCR PDM Purbalingga memberikan instruksi tegas kepada seluruh pengurus cabang dan ranting yang hadir. Ia menargetkan agar ilmu yang didapat segera diaplikasikan agar setiap cabang mampu bertransformasi menjadi CRM yang mandiri secara program maupun pendanaan. Lebih lanjut, ekspansi dakwah harus segera dilakukan dengan membentuk ranting-ranting baru di desa-desa yang belum terjangkau.

Kegiatan akademik dan konsolidasi ini ditutup dengan penyerahan cendera mata serta sesi foto bersama. Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju Lembang sebelum kembali ke Jawa Tengah pada sore harinya.