Tentang Sukajadi
Artikel ini merupakan artikel rintisan yang sedang dikembangkan oleh Majelis Pustaka dan Informasi, jika anda memiliki informasi seputar PC Muhammadiyah Sukajadi Kota Bandung silahkan hubungi Majelis Pustaka dan informasi untuk informasi lebih lanjut
Sejarah Singkat Muhammadiyah Sukajadi
Cabang Muhammadiyah Sukajadi berawal dari pengembangan Persyarikatan Muhammadiyah Daerah (PMD) Keresidenan Priangan di Kota Bandung dengan beberapa cabang, salah satunya adalah Cabang Bojonegara. Cabang Bojonegara membawahi ranting-ranting, yaitu Ranting Andir, Ranting Cicendo, dan Ranting Sukajadi pada tahun 1968.
Sejalan perubahan tatanan administrasi pemerintahan daerah dengan pemekaran kewilayahan tingkat kecamatan dan kelurahan pada tahun 1969, dilakukan perubahan status ranting menjadi cabang melalui pengesahan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat pada tahun 1969 dan pengesahan Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada tahun 1970. Maka Ranting Muhammadiyah Sukajadi berubah status menjadi Cabang Muhammadiyah Sukajadi, sekaligus didirikan ranting-ranting di lingkungan Cabang Sukajadi, yaitu Ranting Muhammadiyah Sukajadi, Ranting Muhammadiyah Garunggang Kulon, dan Ranting Muhammadiyah Cibarengkok.
Pada periodesasi kepengurusan Cabang Muhammadiyah Sukajadi 1985–1990, masa kepemimpinan kedua Ir. Hidayat Salim, M.S., dilakukan penyesuaian kewilayahan ranting dengan mengikuti status kewilayahan tingkat kelurahan. Dengan penyesuaian tersebut, beberapa ranting yang berdomisili dalam satu kelurahan dilebur menjadi satu ranting; Ranting Sukajadi, Ranting Garunggang Kulon, dan Ranting Cibarengkok menjadi Ranting Sukabungah. Dilengkapi dengan pendirian beberapa ranting, di antaranya Ranting Pasteur yang berlokasi di Kelurahan Pasteur, Kecamatan Sukajadi, dan Ranting Sarijadi yang berlokasi di Kelurahan Sarijadi, Kecamatan Sukasari.
Pada periodisasi 1990–1995, masa kepemimpinan Cabang Drs. Hasan Mansur, didirikan Ranting Muhammadiyah Cipedes (Kelurahan Cipedes, Kecamatan Sukajadi) dan Ranting Muhammadiyah Taman Sari (Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Bandung Wetan) atas respon anggota dan simpatisan persyarikatan yang berdomisili di wilayah tersebut yang meminta didirikannya persyarikatan Muhammadiyah di lingkungan mereka.
Pada periodisasi 1995–2000, masa kepemimpinan kedua Drs. Hasan Mansyur, didirikan Ranting Muhammadiyah Isola yang berdomisili di Kelurahan Isola, Kecamatan Sukasari, dan Ranting Ledeng, Kelurahan Ledeng, Kecamatan Cidadap. Sebagai pengembangan dan penataan organisasi pada umumnya sesuai dengan kebijakan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Bandung, maka pada tahun 1999 Ranting Taman Sari dikembangkan menjadi Cabang Muhammadiyah Bandung Wetan.
Pada periodisasi 2000–2005, masa kepemimpinan Suhada, sesuai dengan keputusan Musyawarah Daerah Muhammadiyah Kota Bandung dan dikuatkan oleh Musyawarah Cabang Muhammadiyah Sukajadi, diputuskan bahwa Ranting Muhammadiyah Sarijadi dan Ranting Muhammadiyah Isola dikembangkan menjadi Cabang Sukasari sehingga mandiri dan terlepas dari Cabang Muhammadiyah Sukajadi. Bersamaan dengan pengembangan Ranting Sarijadi dan Ranting Isola dalam satu cabang, dirintis berdirinya Ranting Muhammadiyah Sukawarna yang berlokasi di Kelurahan Sukawarna, Kecamatan Sukajadi.
Sejalan dengan perubahan dan perkembangan dari masa ke masa, periodesasi kepengurusan Cabang Muhammadiyah Sukajadi secara struktural dan kewilayahan mengalami perubahan. Struktur Cabang Muhammadiyah Sukajadi dalam kaitannya dengan ranting-ranting pada periode 2000–2005 terdiri dari: Ranting Muhammadiyah Sukabungah, Pasteur, Cipedes, Ledeng, dan Sukawarna.
Pada periodisasi 2005–2010, masa kepemimpinan Suhada kedua, terjadi fokus pengembangan organisasi ke ranah ekonomi dengan membangun kawasan usaha Muhammadiyah Sukajadi di Jl. Sukajadi No. 1. Kawasan ini dikembangkan menjadi sektor ekonomi dengan jasa penginapan (Sang Surya Guest House), supermarket (Sang Surya Alfamart), dan penyewaan parkir (Sang Surya Parking). Selain pengembangan kawasan ekonomi di Jl. Sukajadi No. 1, periodisasi tersebut melakukan pemanfaatan aset tanah dan harta benda dengan membangun perumahan Surya Cigadung di daerah Blok Cikandinding, Kecamatan Cigadung, Kabupaten Subang.
Pada periodisasi 2010–2015, masa kepemimpinan Suhada ketiga, kawasan ekonomi di Jl. Sukajadi No. 1 disempurnakan dengan menambah jumlah kamar sewaan di Sang Surya Guest House. Selain pengembangan ekonomi, pada periodisasi itu juga ada penambahan Ranting Sukagalih (Kelurahan Sukagalih, Kecamatan Sukajadi), sehingga jumlah ranting di lingkungan Cabang Muhammadiyah Sukajadi menjadi enam ranting.
Pada periodisasi 2015–2022, masa kepemimpinan Dedi Jupardi, ditambah Cabang Sang Surya Alfamart di Jl. Cipedes Tengah (satu tempat dengan Sekretariat PRM Sukagalih). Selain itu, terjadi perubahan unit di sektor kesehatan dari Rumah Bersalin menjadi Klinik Pratama Muhammadiyah (Jl. Sarimanah II Blok 12). Di sektor Gedung Dakwah Muhammadiyah direformulasikan strategi ekonomi dengan hadirnya SSCR (Sang Surya Cipta Rasa), sebuah laboratorium pemberdayaan wirausaha kader untuk mengimplementasikan spirit kewirausahaan. Semua hal tersebut merupakan bentuk konkret penguatan ekonomi dan organisasi karena pada periodisasi tersebut terjadi pandemi COVID-19.
pada periodesasi 2022-2027 pasca musycab ke-11 Muhammadiyah Sukajadi terbentuklah
11 pleno yang terdiri dari :
Ketua : Rachmat Sonjaya,S.A.P.
Wkl Ketua : Agus Dinar,A.Md. (Bidang Pustaka dan Informasi)
Wkl Ketua : R. Budi Riyanto,S.T. (Bidang Pendidikan Kader dan SDI)
Wkl Ketua : Peri Sopian,M.Pd. (Bidang Pendidikan Dasar, Menengah dan PNF)
Wkl Ketua : Endang Tarsa (Bidang Pendayagunaan Wakaf, Hukum dan Ham)
Wkl Ketua : Muhammad Yusuf (Bidang Pembina Kesehatan Umum, dan Lingkungan
Hidup)
Wkl Ketua : Lamri, M.Pd. (Bidang Ekonomi, Bisnis dan Pariwisata)
Wkl Ketua : Usep Supriatna,S.Pd. (Bidang Pembinaan Kesejahteraan Sosial)
Wkl Ketua : Ude Taryana,S.Pd.(Bidang Tabligh)
Sekretaris : Drs. Edi Supriatna
Bendahara : Dr. Perwito,S.E., M.M.
